Jumat, 24 Maret 2017

Perawatan yang menggunakan home care

Homecare merupakan perawatan di rumah yang dilakukan oleh penyedia jasa kesehatan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama antara keluarga dan penyedia jasa. Kemanterian Republik Indonesia telah merencanakan program kesehatan di tahun 2015 sampai tahun 2019 yaitu penguatan pelayanan kesehatan primer. Untuk itu adanya layanan home care menjadi salah satu solusi bagi peningkatan kesehatan primer di Indonesia. tujuan lain dari home care yaitu untuk memenuhi kebutuhan pasien untuk bisa merasa nyaman dan aman berada dekat dengan keluarga dibandingkan harus ada di rumah sakit. Dengan perawatan di rumah resiko penularan penyakit lain yang akan dialami keluarga berkurang, seperti yang kita tahu bahwa rumah sakit atau tempat berobat lainnya merupakan sarang penyakit. Tujuan dan manfaat home care telah disebutkan selanjutnya kita akan mengenal apa saja fasilitas yang diberikan oleh homecare.
Home care memiliki beberapa fasilitas pelayanan seperti perawatan bersalin, perawat bayi, perawatan pasca rumah sakit, perawat kesehatan lansia.
1.     Perawatan bersalin
Jenis perawatan di rumah ini membantu ibu hamil dalam proses pelahiran, ada juga yang membantu dalam post partum normal. Biasanya rumah sakit hanya menyediakan post partum normal selama 3 hari, hal tersebut jelas tidak cukup bagi ibu terutama ibu muda untuk bisa menyusui secara baik, merawat tali pusar, merawat luka post partum ibu, memandikan bayi dan lainnya, ibu yang baru pertama kali mengurus anak atau bayi pasti akan mengalami masalah di awal-awal karena belum adanya pengalaman karena itu perlunya perawat di rumah untuk membantu ibu dalam post partumnya. Idealnya lama perawat membantu ibu 28 hari setelah itu sang ibu harus bisa melakukan semua sendiri.
2.             Perawatan bayi
Nama lain dari pelayanan ini adalah penyedia jasa baby siter. Jasa home care ini sudah banyak digunakan walaupun jasanya bukan dari perawat atau dokter. Tugas dari seorang perawat bayi dilakukan selama 3 tahun, hal yang harus dilakukan yaitu menjaga bayi, memastikan asupan nutrisinya, perawatan, melatih berbicara, berjalan dan mengenalkan bayi pada lingkungan sekitar. Di negara maju perawat bayi banyak di butuhkan karena orang tua yang sibuk bekerja.
3.             Perawat pasca rumah sakit
Perawatan jenis ini dilakukan setelah seorang pasien pulang dari rumah sakit, perawatan di rumah diperlukan sebagai kegiatan lanjutan. Adapun pasien yang memerlukan jenis perawatan ini adalah pasien dengan penyakit paru-paru kronis, pasien gagal jantung, pasien gangguan oksigenase, pasien diabetes, pasien dengan luka kronis, pasien rehabilitasi, pasien dengan penyakit gangguan sistem syaraf dan pasien HIV atau AIDS namun ada catatan khusus untuk kondisi tertentu.
4.             Perawatan kesehatan lansia
Bila tadi ada perawatan bayi dan anak penyedia home care juga menyediakan jasa perawatan kesehatan lansia. Seperti yang kita tahu lansia atau orang lanjut usia sudah mengalami penurunan di semua aktivitasnya. Daya tahan tubuh, ingatan dan mental akan mudah terganggu untuk itu biasanya anak-anak mereka akan menyediakan perawat untuk membantu kegiatan sehari-hari, menemani dan membantu lansia untuk tetap senang di menatap kehidupan.
Bagi seorang perawat menjadi tenaga homecare tentu menjadi pengalaman tersendiri. Ada suka dan dukanya yang harus di tanggung sedangkan bagi keluarga mereka ingin agar orang yang tersayang bisa mendapatkan perawatan yang optimal. Home care sudah tidak asing lagi bagi kita karena cara ini memberikan solusi nyaman perawatan di rumah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar